by. Yansen Koi
Arao Lesek yang baru berumur tiga tahun sangat dimanjakan oleh ba’inya, Ba’i Baba . apa saja yang yang dimintanya selalu diberikan kepadanya.
Pada suatu kesempatan Arao Lesek bertanya kepada ba’inya.
Arao Lesek : “Ba’i…..! satu tambah satu hasilnya berapa?”. (Tanya Arao penuh rasa ingin tahu)
Ba’i Baba : “ow… dulu waktu ba’i dong sekolah, satu tambah satu hasilnya dua. Tapi sekarang ba’i kurang tahu. Mungkin satu tambah satu hasilnya su tiga atau sekitar empat dong.”
Arao Lesek : “weeee….., ternyata ba’i pintar ju ew.!”
Ba’i Baba : “ Tau beta tow….. ko beta na.!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar