Minggu, 06 Februari 2011

Pantun
PESONA CINTA

Selamat jumpa selamat bersua
Sahabat-sahabat Filokalia
Salam hangat beta sampaikan
Pesona cinta beta bagikan

Manusia hidup beralas cinta
Seumur hidup dipoles cinta
Jangan lupa lebih mencinta
Kepada Dia Sang Sumber Cinta

Diantara pucuk lontar permai
Kami menggantung kecapi kami
By the River of Noelmina
Di situ frater membagi cinta

Dinda oh…dinda sayang
Namamu tiada duanya
Adinda kau bukan kepalang
Engkau sungguh intan permata

Sejuk embun di pagi hari
Sesejuk cinta yang kau beri
Terik sinar siang mentari
Sepanas cinta yang kau beri

“Air beriak tanda tak dalam”
Pepatah klasik begitu berkata
Asmara kanda dinda yang punya
Karena cinta kanda sungguh mendalam

Asmara kakanda didalam pantun
Asmara dinda direlung jiwa
Hati adinda kakanda tuntun
Hingga masuk direlung jiwa

Sotak kaget kakanda menjingkak
Dengar balasan dinda berpantun
Pantun adinda cuatkan ngakak
Apa maknanya kanda mengumpan

Kalau bukan karena tuan
Tak akan bintang meninggi hari
Kalau bukan karena tuan
Tak akan dinda sampai kemari

Gunung Bromo di Jawa Tengah
Masih berlava hingga kini
Hancur badan berlakang tanah
Cinta kanda hingga nanti

Yang punya, yang bertanya
Yang tampan siapa yang punya?
Kendati dinda tidak mempunya
Ingat jubah pilihan pertama

Aku milikmu, kamu milikku
Kamu milikku, aku milikmu
Tapi aku sudah milik-Nya
Dia Yesus: Sang Sumber Ada

Sekian dulu pesona cinta
Mohon pamit undur diri
Beta tak enak berlama-lama
Bingkisan saran beta menanti


Luciano Umbu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar