Minggu, 06 Februari 2011

SEMALAM

Tiada niat tanyakan siapa
Biar luruh napas dan keringat
Mata yang sesayup
Relakkan langkah tinggalkan kamar pusaka

04:30
Murai belum hendak berseri
Betapa aku panik sepagi
“tuan, sketsa tujuh bidadari itu dicuri lagi!”

SEMOGA CERAH HARI INI
Semoga cerah hari ini
Tiada awan
Supaya bisa
Kutunjukkan kau tata ruang
Desain
Dan interior
Beserta plakat dan seluruh ornamen jeruji- jeruji beton
Asap panas palang pintu
Hunianmu kelak
Jika kau tetap bersandiwara




SIRATALMUSTAKIM
Ialah hawa cambuk berdebu
Busa- busa rongga dada
Liang lawatan berukir
Untuk kau bentangkan seluk- beluk
Sebab- musabab segala nama

Kelak,
Kalau usus- usus sampai meradang
Bertahanlah
Hingga etape ketujuh
Disitu
Akan ku ajari kau berjalan…


KULUKIS NAMAMU
Kulukis namamu
Pada bekas tapak kelana
Yang pagi tadi
Kutemukan bersarang di beranda rumah

Kutitip namamu
Dengan guratan tanpa warna
Agar jelas terbaca
Sekalipun dalam gulita
Dan lekas dapat kususul terjaga
Bila arahmu menuju suarga

[11:48] 1 februari 2011
Penfui- kupang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar